Disamping mengelola pegawai, mengelola uang juga merupakan fungsi yang sangat
penting dalam mengoperasikan bisnis. Pengusaha perlu untuk mengimbangi kebutuhan
uang untuk mengoperasikan bisnis dengan sumber uang yang ada di dalam bisnis.Uang
yang masuk ke bisnis melalui penjualan, dan uang yang keluar mengharuskan pengusaha
menyimpan catatan keuangan yang akurat. Karena umumnya pengusaha adalah orangorang
yang sangat optimis dan agresif, catatan keuangan yang akurat akan memberi
gambaran yang lebih realistis tentang kondisi keuangan perusahaan.
Hampir semua lembaga pemberi pinjaman mewajibkan pengusaha untuk menyediakan
sejulah dana yang dibutuhkan untuk memulai bisnis. Besarnya dana tergantung dari kondisi
pasar dan perekonomian atau tergantung pada pemberi pinjaman dengan segala resikonya
a. Modal Sendiri
Banyak ahli mengatakan bahwa setengah dari keuangan yang dibutuhkan dari sebuah
usaha. Pembiayaan modal bisa juga berasal dari penjualan sebagian dari bisnis tersebut
kepada satu atau beberapa mitra kerja sehingga dapat menambah modal perusahaan.
Beberapa sumber dana yang termasuk dalam dana sendiri adalah :
1) Uang kontan milik pribadi atau keluarga
2) Tabungan pribadi atau keluarga
3) Asset yang dimiliki seperti tanah, bangunan, perhiasan dll.
Dalam istilah sehari-hari disebut dana yang berasal dari kemampuan sendiri yang
disebut dengan Equity.
b. Modal Pinjaman
Apabila modal pemilik tidak mencukupi sebaiknya pengusaha mempunyai pilihan lain
seperti mencari pinjaman untuk penambahan modal baru..Para peminjam biasanya
berhati hati dalam memenuhi pinjaman tersebut karena beresiko tinggi jika
pengembalian tidak dapat berjalan lancar. Biasanya pemberi pinjaman sebelum
memberikan pinjaman akan melakaukan survey kelayakan usaha sehingga dapat
diprediksi kemungkinan resiko terendahnya.
Sebagian pengusaha melakukan pinjaman kredit melalui dunia perbankan, usaha yang
sudah berjalan biasanya lebih cepat mendapatkan modal pinjaman.
Seorang petugas pinjaman akan mempertimbangkan untuk mengevaluasi segala
sesuatu yang berkaitan dengan pemohon.
Sementara sumber dana dari pihak ketiga atau pihak luar tidak selalu berasal dari
perbankan tapi ada beberapa alternative yang dapat diperoleh yaitu:
1) Keluarga, saudara atau teman
Prosedur dan persyaratan yang diajukan biasanya lebih gampang dan lebih cepat
untuk mendapatkannya dan juga persiapannya
2) Bank
Sebaiknya meminjam pada bank dimana anda sudah memiliki rekening atau
tabungan karena dapat mempercepat proses peminjaman.
3) Koperasi
Akan lebih cepat jika anda menjadi anggota pada koperasi tersebut.
4) Rumah gadai
Dengan cara menggadaikan barang berharga, surat berharga, seperti perhiasan dan
lainnya. Bisa dilakukan sebagai jalan pintas untuk mendapatkan modal
5) Rentenir
Karena syaratnya mudah biasanya dikenakan biaya yang tinggi
6) Membeli alat secara kredit
Cara ini sering dilakukan oleh para pengusaha kecil secara tidak langsung untuk
mengembangkan usahanya.
7) Kartu kredit
Saat ini penggunaaan kartu kredit sudah begitu populer dengan prosedur yang
mudah dan cepat sehingga kartu kredit telah menjadi pilihan yang banyak digunakan
oleh para pengusaha.
Jumlah dana yang dibutuhkan merupakan hal penting dalam melangsungkan hidup sebuah
usaha disamping tidak kalah pentingnya sumber dana yang lain.dalam sebuah usaha dana
merupakan darah yang harus selalu ada sehingga gerak kehidupan usaha berjalan lancar.
Dana digunakan sebagai alat untuk memperoleh sarana dan prasarana kerja serta bahan
bakuyang semuanya menjadi syarat utama berjalannya suatu usaha sehingga dapat mencapai
tujuan yang akan dicapai
Mengelola Pegawai
a. Proses pengangkatan
Dalam skala kecil pengangkatan anggota keluarga dalam kegiatan usaha bisnis
dapat dikatakan menjadi alternative pertama bagi seorang pengusaha kecil dengan
alasan :
• Sebagai latihan awal
• Mengurangi dana keluar
• Dapat dilakukan part time
• Merupakan peluang kerja
b. Menempatkan pegawai
Sebelum memutuskan seseorang untuk menjadi tenaga kerja di perusahaan anda ,
harus dipikirkan juga :
Siapa yang akan diterima
Mengapa anda menerimanya
Apa yang anda inginkan dalam pekerjaanya
Mengapa anda menginginkan dilakukannya pekerjaan tersebut .
Bagaiana cara melakukannya
Kapan bisa dilakukan pekerjaan tersebut
c. Pertimbangan Pegawai
• Rencana Pembayaran.
Bagi pegawai, upah adalah bagian yang penting dari pekerjaan mereka.Mereka
mengharapkan upah mereka sesuai dengan keterampilan dan energi yang
mereka berikan untuk perusahaan. Jika pengusaha ingin menarik dan
mempertahankan pegawai yang baik, maka mereka harus mempertimbangkan
tingkat upah yang dibayar perusahaan lain untuk tugas serupa.
• Tunjangan
Dari semua tunjangan ada, tunjangan untuk cuti sakit dua hari libur adalah
tunjangan yang paling dihargai oleh pegawai. Pengusaha perlu menyusun
kebijakan yang terkait dengan tunjangan.
• Hubungan Pegawai
Upah dan tunjangan yang baik bukan segalanya yang bisa membuat pegawai
senang. Kepuasan kerja adalah lebih penting bagi mereka. Pengusaha
bertanggung jawab untuk menyediakan lingkungan fisik yang baik dan
memastikan bahwa selalu ada komunikasi dua arah dengan para pegawai
• Kondisi Kerja
Kesehatan, kenyamanaan dan keselamatan pegawai, serta kondisi kerja yang
layak, harus dijadikan perhatian yang serius bagi pengusaha.Lingkungan kerja
yang baik dapat membantu meningktakan efisiensi dan perilaku yang baik
disamping untuk mencegah terjadinya kecelakaan.Menyediakan kotak P3K dan
nomor telepon dokter adalah diperlukan untuk mendukung program kesehatan
dan keselamatan dalam bisnis apapun.
Penambahan tenaga kerja dari luar harus benar benar dipertimbangkan karena
akan menyangkut hak dan kewajiban yang harus dipenuhi.
Beberapa alasan perlunya menerima tenaga kerja dari luar :
Ada peluang pekerjaan yang tidak bisa dilakukan diantara keluarga
Pekerjaan semakin banyak sehingga tidak dapat dilakukan anggota keluarga
Tersedianya bidang baru untuk peningkatan pelayanan
Dengan adanya tenaga kerja baru akan meringankan beban yang anda pikul
Sebelum anda memutuskan untuk menambah tenaga kerja baru harus dipikirkan
juga:
• Siapa yang anda rekrut
• Mengapa anda
• Apa yang ingin dia lakukan di tempat usaha anda
• Mengapa anda menginginkannnya
• Bagaimana dia mengerjakan tugas itu
• Kapan dia mulai bekerja
d. Proses orientasi
Orientasi yang tepat akan sangat membantu dalam memperoleh pegawai yang lebih
produktif jangka panjang.
Agar pembagian tugas pekerjaan menjadi jelas sebaiknya buatkan rincian
pekerjaannya sehingga tidak akan terjadi tumpang tindih dalam mekanisme
melakukaan pekerjaan. Contoh dibawah bukan merupakan rincian baku tapi bisa
dimodifikasi sesuai keinginan perusahaan.
Untuk benar-benar mendapatkan lokasi usaha yang baik, tepat dan strategis, ada halhal
yang perlu diperhatikan sebagai berikut:
Tingkat kepadatan penduduk sekitar lokasi.
Besar pendapatan masyarakat sekitar lokasi.
Memperhatikan tingkat keramaian lalu lintasi.
Banyaknya usaha yang mendukung lokasi.
Sesuaikan kemampuan dana dengan biaya lokasi usaha.
Pilih lokasi usaha yang tingkat kompetisinya rendah.
Perhatikan pula akses menuju lokasi usaha.
Tingkat keamanan yang mendukung.
Perhatikan kebersihan lokasi usaha.
Perhatikan peraturan daerah lokasi, IMB dan surat-surat izin lainnya.
1. Kerajinan
Kerajinan dikaitkan dengan nilai pendidikan diwujudkan dalam prosedur pembuatan.
Prosedur memproduksi dilalui dengan berbagai tahapan dan beberapa
langkah yang dilakukan oleh beberapa orang. Kinerja ini menumbuhkan
wawasan, toleransi sosial serta social corporateness memulai pemahaman karya
orang lain. Pembuat pola menggambarkan berdasarkan desain yang dikerjakan
oleh perancang gambar dilanjutkan dengan pewarnaan sesuai dengan warna
lokal (kearifan lokal). Semua itu merupakan proses berangkai dan membutuhkan
kesabaran dan ketelitian serta penuh toleransi. Jika salah seorang membuat
kesalahan, hasil akhir tidak akan seperti yang diharapkan oleh pembuat pola
dan motif hiasnya. Prosedur semacam ini memberikan nilai edukatif jika dilaksanakan
di sekolah. Kerajinan yang diproduksi maupun direproduksi dikemas
ulang dengan sistem teknologi dan ekosistem agar efektif dan efisien berdasarkan
potensi lingkungan yang ada.
2. Rekayasa
Rekayasa diartikan usaha memecahkan permasalahan kehidupan sehari-hari
dengan berpikir rasional dan kritis sehingga menemukan kerangka kerja yang
efektif dan efisien. Pengertian teknologi erat sekali dengan pembelajaran
mandiri, seperti menggoreng daging dengan lemaknya sendiri. Oleh karenanya,
konsep teknologi untuk mengembangkan diri dengan kemampuan diperoleh
dari belajar tersebut. Kata ‘rekayasa’ merupakan terjemahan bebas dari kata
engineering, yaitu perancangan dan rekonstruksi benda ataupun produk untuk
memungkinkan penemuan produk baru yang lebih berperan dan berguna.
Prinsip rekayasa adalah mendaur ulang sistem, bahan, dan ide yang disesuaikan
dengan perkembangan zaman (teknologi) terbarukan. Oleh karenanya, rekayasa
harus seimbang dan selaras dengan kondisi dan potensi daerah setempat
menuju karya yang mempunyai nilai jual yang tinggi.
3. Budidaya
Budidaya berpangkal pada cultivation, yaitu suatu kerja yang berusaha untuk
menambah, menumbuhkan, dan mewujudkan benda ataupun makhluk agar
lebih besar (tumbuh), dan berkembang (banyak). Kinerja ini membutuhkan
perasaan seolah dirinya (pembudidaya) hidup, tumbuh dan berkembang.
Prinsip pembinaan rasa dalam kinerja budidaya ini akan memberikan hidup
pada tumbuhan atau hewan. Namun, dalam bekerja, dibutuhkan sistem yang
berjalan rutinitas, seperti kebiasaan hidup orang: makan, minum, dan bergerak.
Maka, seorang pembudidaya harus memahami karakter tumbuhan atau hewan.
yang di’budidaya’kan. Konsep cultivation tampak pada penyatuan diri dengan
alam dan pemahaman tumbuhan atau binatang. Pemikiran ekosistem menjadi
langkah yang selalu dipikirkan keseimbangan hidupnya. Manfaat edukatif
budidaya adalah pembinaan perasaan, pembinaan kemampuan memahami
pertumbuhan, dan penyatuan dengan alam (echosystem) menjadikan anak dan
tenaga kerja yang berpikir sistematis, namun manusiawi dan penuh kesabaran.
Hasil budidaya tidak akan dapat dipetik dalam waktu singkat melainkan membutuhkan
waktu dan harus diawasi dengan penuh kesabaran. Bahan dan perlengkapan
teknologi budidaya sebenarnya dapat diangkat dari kehidupan
sehari-hari yang variatif karena setiap daerah mempunyai potensi kearifan yang
berbeda. Budidaya telah dilakukan oleh pendahulu bangsa ini dengan teknologi
tradisi, telah menunjukkan konsep budidaya yang memperhitungkan musim,
namun belum mempunyai standar ketepatan dengan suasana/iklim cuaca
maupun ekonomi yang sedang berkembang. Maka, pembelajaran prakaryabudidaya
diharapkan mampu menemukan ide pengembangan berbasis bahan
tradisi dengan memperhitungkan kebelanjutan materi atau bahan tersebut.
4. Pengolahan
Pengolahan artinya membuat, menciptakan bahan dasar menjadi benda
produk jadi agar dapat dimanfaatkan secara maslahat. Pada prinsipnya, kerja
pengolahan adalah mengubah benda mentah menjadi produk matang dengan
mencampur, atau memodifikasi bahan tersebut. Oleh karenanya, kerja pengolahan
menggunakan desain sistem, yaitu mengubah masukan menjadi keluaran
sesuai dengan rancangan yang dibuat. Sebagai contoh membuat makanan
atau memasak makanan; kinerja ini membutuhkan desain secara tepat dan
perasaan terutama indra perasa (lidah) dan indra pencium (bau-bauan) agar
sedap. Kerja ini akan melatih rasa dan kesabaran maupun berpikiran praktis
serta tepat. Kognisi untuk menghafalkan rasa bumbu, dan racikan yang akan
membutuhkan ketelitian dan kesabaran.
Manfaat pendidikan teknologi pengolahan bagi pengembangan kepribadian
peserta didik adalah pelatihan rasa yang dapat dikorelasikan dalam kehidupan
sehari-hari. Pengolahan telah dilakukan oleh pendahulu bangsa kita dengan
teknologi tradisi yang sederhana, telah menunjukkan konsep pengolahan yang
aplikabel, namun belum mempunyai standar ketepatan dengan suasana/iklim
cuaca maupun ekonomi yang sedang berkembang. Maka pembelajaran
prakarya-budidaya diharapkan mampu menemukan ide pengembangan
berbasis bahan tradisi dengan memperhitungkan kebelanjutan materi atau
bahan tersebut.
Prinsip prakarya dan kewirausahaan
kwu
Back to top ↑